TANAH YANG (KEMBALI) BASAH

Tanah kering yang sudah mulai retak, akhirnya mendapatkan apa yang ia dambakan. Kesejukan air yang jatuh dari langit, mampu merekatkan kembali keretakan itu, bersatu bercampu baur menciptakan wangi yang khas. Malam ini, alam menepati janji, dalam November Rain, akhirnya hujan bersedia mampir juga ke Bumi. Alhamdulillah, rahmat dan berkah Allah tercurah untuk tanah keraton ini, semoga begitu juga di tanah-tanah jawa yang mendambakan hujan sedari dulu.

Petani merautkan wajah rona tak terhingga, tanah sawah akan kembali basah, padi akan kembali tumbuh dengan indah.
Desa-desa yang tadi kekeringan mulai bergembira menyambut hujan.
Hawa yang panas mulai dikalahkan oleh keanggunan hujan. Maka, Nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak kamu dustakan?

Malam ini, diantara dentuman gemericik suara hujan aku lirih bersyukur, yang dinanti sudah kembali. Jaga kesehatan, pastikan jas hujan dan payung selalu menemani aktivitas kita.

Isti Anindya

Comments

Popular Posts